Gini Ratio Jawa Timur Turun Menjadi 0,370

Ilustrasi Gini Ratio

Pada Maret 2019, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Jawa Timur yang diukur oleh Gini Ratio tercatat sebesar 0,370. Angka ini turun sebesar 0,001. poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,371. Gini Ratio di daerah perkotaan pada Maret 2019 tercatat sebesar 0,379, naik dibandingkan Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,375. Sedangkan Gini Ratio di daerah perdesaan pada Maret 2019 tercatat sebesar 0,318 turun dibandingkan Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,322. Pada Maret 2019, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 18,39 persen. Artinya pengeluaran penduduk berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Demikian pula jika dirinci menurut wilayah, pengeluaran penduduk baik di daerah perkotaan maupun perdesaan berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Pada daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 17,82 persen, dan di perdesaan angkanya tercatat sebesar 20,57 persen.

Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0–1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi. Gini Ratio di Provinsi Jawa Timur pada Maret 2011 tercatat sebesar 0,374 dan menurun menjadi 0,351 pada September 2011. Selanjutnya, Gini Ratio meningkat terus hingga mencapai angka tertinggi pada Maret 2015 yaitu sebesar 0,415. Pada periode September 2015 nilai Gini Ratio mulai turun menjadi 0,403 dan terus menurun hingga mencapai angka 0,396 pada Maret 2017. Sementara, pada September 2017 Gini Ratio meningkat kembali menjadi sebesar 0,415, pada Maret 2018 turun menjadi sebesar 0,379, dan pada Maret 2019 turun lagi menjadi sebesar 0,370.

Berdasarkan daerah tempat tinggal, Gini Ratio di daerah perkotaan pada Maret 2019 tercatat sebesar 0,379. Angka ini naik sebesar 0,004 poin dibanding Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,375. Untuk daerah perdesaan Gini Ratio Maret 2019 tercatat sebesar 0,318. Angka ini turun sebesar 0,004 poin dibanding Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,322.

(Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur)