Dibenahi Drainase Kios Stadion Supriyadi

Dibenahi Drainase Kios Stadion Supriyadi
Pemkot Blitar berencana akan melakukan pembenahan drainase atau saluran air (saluran pembuangan) kios-kios Stadion Supriyadi pada tahun anggaran 2010 ini. Rencana ini dilandasi laporan para pemilik kios berkaitan dengan meluapnya air jika hujan deras turun di Kota Blitar. Demikian disampaikan Eko Sapto Sofiasuseno, ST, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Daerah (Dinas PUD) Kota Blitar. Dia melanjutkan, penyebab meluapnya aliran air ketika hujan deras turun dan tidak segera mengalirnya genangan air pasca-hujan turun tersebut adalah banyaknya kios di Stadion Supriyadi yang tidak memiliki septic tank. Sehingga, hal ini menimbulkan kebuntuan dan kemampatan terhadap aliran air yang cukup signifikan volumenya, terutama jika hujan turun dengan derasnya di kawasan ini. Untuk itu, diperlukan perencanaan ulang berkaitan dengan pengaturan volume air di sekitar kawasan stadion, yang termasuk di dalamnya adalah pada kawasan sekitar kios-kios, terangnya. Kepala Dinas PUD Kota Blitar menambahkan, langkah pertama Pemkot Blitar di dalam merealisasikan rencana tersebut adalah dengan melakukan kunjungan lapangan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Di antaranya adalah Dinas PUD; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah (Disperindagda) Kota Blitar; serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Daerah (DKPD) Kota Blitar. Hal ini perlu dilakukan, mengingat jika rencana pembenahan drainase kios-kios stadion ini diberlakukan, akan mengganggu aktivitas perekonomian di kawasan ini. Di samping akan mengorbankan sejumlah sarana dan prasarana kawasan stadion yang selama ini dirawat oleh SKPD lain, jelasnya. Pada kunjungan lapangan tersebut, imbuh Kepala Dinas PUD Kota Blitar, secara teknis juga ditujukan untuk melihat saluran pembuangan bawah tanah Stadion Supriyadi. Selain untuk melakukan koordinasi dengan para pedagang kios. Dari sini diketahui bahwa permasalahan utama selain tidak adanya septic tank, juga terlihat bahwa saluran pembuangan yang ada tidak lurus arahnya. Melainkan berkelok-kelok yang mengakibatkan tidak tertampungnya lagi volume kotoran di dalamnya, dan akhirnya meluap terbawa derasnya volume air, terutama jika hujan turun dengan deras di kawasan ini, pungkasnya. (bnn)

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait