Distanakan Lakukan Pemetaan Wilayah Penerima Bantuan Alat Pertanian Dari Pemerintah Pusat

Distanakan Lakukan Pemetaan Wilayah Penerima Bantuan Alat Pertanian Dari Pemerintah Pusat

Terhentinya penyaluran bantuan kepada warga karena terkendala aturan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang hibah, membuat banyak instansi di Kota Blitar kesulitan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Hal ini seperti yang dialami oleh Distanakan Kota Blitar, setelah mendapat bantuan puluhan peralatan pertanian dari pemerintah pusat namun tidak bisa diberikan secara langsung kepada kelompok tani di Kota Blitar.

Riyanto Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kota Blitar mengatakan pihaknya memang hingga saat ini belum bisa menyalurkan secara langsung alat-alat pertanian ke warga dan kelompok tani karena terbentur aturan yang mensyaratkan penerima bantuan haruslah berbadan hukum. Sehingga saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan wilayah, yang nantinya akan mendapatkan bantuan kerjasama pemakaian alat pertanian. Sehingga beragam bantuan alat pertanian dari pemerintah pusat seperti 12 unit combine harvester, 70 buah water pump dan 8 unit hand rotary tractor yang sudah didatangkan pada bulan Mei 2016 lalu, terpaksa hanya disimpan di Kantor Distanakan Kota Blitar.

“Saat ini 9 unit combine harvester sudah diujicobakan ke petani dan disebar di 3 kecamatan, sementara puluhan water pump dan hand rotary tractor masih tersimpan di kantor sambil menunggu lokasi penempatan”, ungkap Riyanto.

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait