KAJIAN PENGEMBANGAN PAKET WISATA KOTA BLITAR-BAPPEDA KOTA BLITAR 2017

KAJIAN PENGEMBANGAN PAKET WISATA KOTA BLITAR-BAPPEDA KOTA BLITAR 2017

Kota Blitar yang berada di wilayah propinsi Jawa Timur, pada dasarnya bukan daerah yang menjadi destinasi wisata prioritas nasional. Di Jawa Timur yang menjadi destinasi wisata prioritas nasional adalah Bromo – Tengger – Semeru dan Ijen – Baluran. Walaupun demikian, setiap kabupaten / kota memiliki peluang dan kesempatan untuk mengembangkan sektor pariwisata untuk melayani kelompok wisata lokal dan regional. Ditambah lagi Kota Blitar memiliki sejarah dengan terdapatnya makam Proklamator Bung Karno. Dimana, makam ini menjadi wisata sejarah yang dikenal secara nasional. Destinasi ini terkait erat dengan Museum dan Perpustakaan Bung Karno dan Istana Gebang.  Jika dicermati dari PDRB-nya,  tumpuan utamanya pada sektor tersier sebesar 79,17% yang terdiri atas sektor perdagangan, hotel dan restoran, angkutan dan komunikasi, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dan jasa – jasa. Dengan demikian maka menjadi tepat dan menarik apabila Kota Blitar berupaya untuk mengembangkan sektor pariwisata. 

Tujuan dari penyusunan  studi ini  adalahmengidentifikasi potensi wisata yang ada di Kota Blitar baik berupa wisata sejarah, ziarah, atraksi budaya, wisata alam dan rekreasi serta wisata lainnya, menyediakan rumusan paket wisata Kota Blitar dan strategi pengembangannya. Sasaran penyusunan  studi ini  adalah teridentifikasinya potensi wisata Kota Blitar baik berupa wisata sejarah, ziarah, atraksi budaya, wisata alam dan rekreasi serta wisata lainnya, tersusunnya penggolongan potensi wisata Kota Blitar, terumuskannya paket wisata yang strategis untuk dikembangkan di Kota Blitar.

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan primer dan sekunderData primer ini terdiri atas: (1) para pengunjung destinasi wisata kota Blitar sebagai responden; (2) Focuss Group Discussion; (2) observasi pada destinasi utama, destinasi potensial dan kota Blitar secara umum. Sedangkan data sekunder yang digunakan utamanya data – data kuantitatif yang tersedia pada BPS Kota Blitar, Dinas Pariwisata dan beberapa instansi terkait lainnya.Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah: (1) Kuisioner, digunakan untuk panduan memperoleh informasi dari sample wisatawan pada destinasi destinasi obyek penelitian; (2) Daftar pertanyaan, digunakan untuk memahami lebih dalam untuk point tertentu pada sample; (3) wawancara; dan (4) observasi. Metode analisis yang digunakan dalam kegiatan kajian ini adalah dengan Desk analysisField Research Focus Group Discussion (FGD), Analisis 4A+1C.

Strategi Pengembangan

1.Berkaitan dengan paket wisata, ada 6 paket alternatif wisata yang ditawarkan. Alternatif ini menarik untuk ditawarkan bagi pelaku wisata, namun paket ini berpeluang untuk terus berubah dan berkembang. Sehingga perlu selalu diadaptasi dengan kebutuhan konsumen. 2. Konsep wisata tidak bisa/ cukup sulit bila dibatasi dengan konsep wilayah sehingga sinergi antar wilayah menjadi dibutuhkan. Adapun setiap daerah idealnya mengimprove keunggulan masing-masing daerah. Saat ini, Kota Blitar sebenarnya unggul dan memiliki potensi pada penyediaan hotel dan penginapan, wisata malam, kuliner, dan wisata belanja / souvenir. Itulah yang sebenarnya harus di improve untuk terus berkembang, diluar pengembangan destinasi yag ada.  3. Keberadaan Taman Pecut, Blitar Night Walk, restoran lokal, pusat perbelanjaan / oleh-oleh, pasar tradisional yang menarik, menjadi modal yang perlu dikembangkan.  4. Konsep how to do harus dikreasikan dan diciptakan. Wisatawan tidak ingin / akan jenuh jika hanya menikmati how to see sehingga belajar kendang jimbe, cara memelihara ikan koi, dan stay di rumah penduduk di kampung blimbing juga menjadi dorongan yang menarik termasuk juga rancangan wisata sejarah yang peneliti kreasikan dalam penelitian ini. 5. Pada konteks Accessibility perlu didorong untuk ketersediaan sarana transportasi dalam kata utamanya yang memiliki start dari stasiun / terminal Kota Blitar. Begitu juga dengan penanda jalan untuk destinasi tertentu, perlu disiapkan. Juga ketersediaan informasi mengenai wisata Kota Blitar, peta dan brosur wisata menjadi penting untuk disediakan.  6. Pada sisi amenity, Kota Blitar mestinya bersinergi untuk penyediaan fasilitas pendukung bagi pengunjung luar kota. Rest area antara Malang-Blitar, Kediri-Blitar, Tulungagung-Blitar, mestinya disiapkan untuk mendukung fasilitas istirahat. Untuk akomodasi penginapan, di Kota Blitar sudah tersedia dengan baik dengan beberapa pilihan tipe dan kelas hotel. Justru yang perlu mendapat perhatian adalah sejenis guesthouse. Untuk rumah makan, mendorong dan mengembangkan makananmakanan yang bercitarasa lokal misalnya ikan jendil, nasi pecel, rujak cingur, tahu bumbu, nasi ampog, es drop, es pleret, perlu ditingkatkan mutu dan kualitasnya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan misalnya dengan mengadakan event / perlombaan makanan khas Blitar.  7. Pada destinasi-destinasi utama (Makam dan Perpustakaan Bung Karno, Taman Kebonrodjo, Istana Gebang, dan Agrowisata Blimbing)idealnya fasilitas umumnya (seperti mushola, toilet, dll) didesaign dengan karakteristik yang khas dan unik yang menggambarkan kelokalan Blitar.  8. Perlu dikembangkannya pengelola destinasi wisata utamanya untuk menangkap kebutuhan dan keinginan wisatawan. Berikutnya yang lebih penting lagi adalah lembaga pengelola wisata yang mensinergikan antara asosiasi wisata, pengelola wisata, lembaga terkait dan pemerintah. Lembaga ini sebagai sarana pengembangan wisata, promosi dan membangun kerjasama.

Ada beberapa hal terkait tindak lanjut pengembangan paket wisata Kota Blitar, diantaranya:

  1. Paket wisata yang direkomendasikan perlu terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan konsumen. 2. Perlu mereview ulang dan melakukan analisis terhadap konsumen utama saat ini sehingga mampu merekomendasikan apa yang seharusnya dilakukan. 3. Memperkuat visi dan implementasi Kota Blitar sebagai destinasi wisata Sejarah. 4. Mewujudkan pengembangan jenis wisata baru yang mendorong berkembangnya konsep what to do.

 

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait

Tinggalkan Komentar