Kepedulian Kota Blitar Dalam Pengembangan Sanitasi Berhasil Raih Penghargaan Kota Terbaik

Kepedulian Kota Blitar Dalam Pengembangan Sanitasi Berhasil Raih Penghargaan Kota Terbaik

Penerimaan Penghargaan Sanitasi

Pada tanggal 25 Oktober 2018 di Jambi Kota Blitar meraih Penghargaan Kategori Kota Terbaik Keaktifan Anggota, yang disampaikan pada acara City Sanitation Summit (CSS) XVIII Tahun 2018,  Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), yang diterima langsung oleh Wikandrio PLH Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Blitar, mewakili Pemerintah Kota Blitar.
 
Dalam kesempatan itu ditempat yang sama, Deputi Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Ir. Rudy Soeprihadi Prawiradinata, MCRP, Ph.D dalam paparannya menekankan upaya penting dalam pengembangan sanitasi didaerah, yaitu dengan perubahan perilaku yang tidak hanya perilaku individual akan tetapi juga perilaku kelembagaan yang bersinergi dengan komitmen kepala daerah, perencanaan komprehensif dan implementasi terintegrasi serta koordinasi yang efektif dengan POKJA serta juga memperkuat peran AKKOPSI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sanitasi berkelanjutan.
 
Ir Herlyn Krisnawati, Kepala Bidang Ekonomi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Blitar mengatakan, "Keseriusan Kota Blitar mengembangkan sanitasi juga dibuktikan dengan penghargaan Kategori Kota Terbaik Keaktifan Anggota , mengalahkan 487 Kota-Kabupaten anggota Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI). Kota Blitar melalui DLH, juga fokus optimalkan pembangunan sanitasi, diantaranya pembangunan sistem penyediaan air minum, penanganan kawasan permukiman kumuh, sanitasi dan persampahan, serta terus lakukan perkuatan sanitasi berbasis masyarakat."
 
AKKOPSI mengakui Kota Blitar jadi inspirasi atau solusi bagi daerah lain, agar aktif, untuk meningkatkan pembangunan sanitasi, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing. Diantaranya terkait pelaksanaan Program Sanitasi di sekolah-sekolah, pengurangan penggunaan kantong plastik, Open Defecation Free (ODF) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta Akses Sanitasi yang Layak. “Sudah jelas ya, kita menjadi yang teraktif dan terbaik di usaha tingkatkan kualitas hidup dan sanitasi,” jelas Herlyn.
 


Editor: bandot

 
 

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait

Tinggalkan Komentar