MASTERPLAN PENGEMBANGAN SMP 3 2016

MASTERPLAN PENGEMBANGAN SMP 3 2016

      Hasil dokumen Studi Kelayakan Pengembangan SMP Negeri 3 Kota Blitar. telah menetapkan bahwa Pengembangan SMP Negeri 3 Kota Blitar layak untuk dilaksanakan dengan beberapa syarat dan rekomendasi, yaitu (1) Rekomendasi Kelayakan dan Tata Ruang, (2) Rekomendasi Kelayakan Aspek Sosial, Budaya dan Lingkungan, (3) Rekomendasi Kelayakan Teknis, (4) Rekomendasi Kelayakan Lokasi, (5) Rekomendasi Kelayakan Pembiayaan. Hasil dokumen tersebut juga telah menetapkan lokasi terpilih pada tanah Aset Kota Blitar Jalan Ciliwung Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar dengan luas 11.553m2.

          Sebagai tindaklanjut dari dokumen Studi Kelayakan Pengembangan SMP Negeri 3 Kota Blitar, maka salah satu hasil rekomendasi yang dihasilkan adalah perlunya penyusunan pedoman perencanaan pengembangan SMPN 3 Kota Blitar sebagai acuan dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga dapat dilakukan secara terstruktur, menyeluruh dan tuntas, mulai dari perencanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan, pembiayaan serta partisipasi masyarakat dalam proses pemeliharaan sekolah yang sudah berdiri nantinya. Pedoman acuan yang dimaksud selanjutnya dituangkan dalam dokumen Masterplan Pengembangan SMP Negeri 3 Kota Blitar.

Tujuan dari penyusunan Masterplan Pengembangan SMPN 3 Kota Blitar ini antara lain :

  • Menyusun suatu pedoman bagi perancangan, penataan bangunan (sesuai RTRW) dan perencanaan teknis (sesuai permendiknas 24/2007) serta perancangan pembiayaan pengembangan SMPN 3 Kota Blitar (sesuai HSBGN Kota Blitar).
  • Memberikan acuan yang terintegrasi bagi pentahapan pengembangan pembangunan SMPN 3 Kota Blitar beserta kerangka pendanaannya.
  • Menyusun pedoman bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan, pemanfaatan dan pengembangan kawasan Masterplan Pengembangan SMPN 3 Kota Blitar.
  • Menyediakan instrumen untuk mewujudkan keterpaduan pembangunan dan pengembangan SMPN 3 Kota Blitar.

 

REKOMENDASI

Demi kesempurnaan serta rencana tindak lanjut dari dokumen, maka diperlukan beberapa rekomendasi sebagai berikut:

  1. Penetapan 30 Rbl sebagai dasar analisis teknis pada dokumen melebihi dari standar teknis yang telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana Dan Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS), Dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari kondisi eksisting yang telah ada pada saat ini dan telah menjadi keputusan bersama berdasarkan rapat koordinasi antara DIKDA, Bappeda dan SMP se-Kota Blitar. namun, kedepan perlu dilakukan evaluasi terhadap ketidaksesuaian tersebut, agar dapat disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan..
  2. Sebagai upaya tindak lanjut dari dokumen Masterplan, perlu disusun dokumen UKL UPL dan ANDALALIN. Hal tersebut sebagai upaya untuk mendukung mengantisipasi dampak yang akan timbul akibat adanya rencana pembangunan SMPN 3 terhadap kondisi lingkungan dan lalu litas sekitar, serta upaya-upaya pengelolaan dan pemantauan yang harus dilakukan.
  3. Perlu adanya koordinasi lebih lanjut terkait dengan rencana pembangunan SMPN 3 pada Jl. Ciliwung berkenaan dengan dampak yang akan terjadi. Hal tersebut khususnya menyangkut ketersediaan lahan parkir yang masih di bawah standar, sehingga pada saat-saat tertentu akan dapat menimbulkan dampak-dampak tertentu terhadap kawasan sekitar, khususnya pada koridor jalan. Sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Blitar, maka identitas serta lokalitas Kota Blitar menjadi penting untuk dapat diperlihatkan pada objek perencanaan. Ciri dan identitas Kota Blitar sedapat mungkin ditunjukkan pada objek perencanaan dari ruang luar dapat dilakukan dengan pemilihan tanaman khas kota bltar, serta material bangunan yang dioptimalkan dengan pemanfaatkan bahan dari dari kawasan sekitar.

 

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait

Tinggalkan Komentar