Menteri Kesehatan Akui Jentik Nyamuk Demam Berdarah Sulit Diberantas

Menteri Kesehatan Akui Jentik Nyamuk Demam Berdarah Sulit Diberantas

Dengan musim dan cuaca ekstrem yang tidak menentu, dipastikan sulit untuk bisa memprediksi serta mencegah pertumbuhan nyamuk demam berdarah saat ini. Bahkan perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk makin hari semakin tinggi.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Nila Djuwita F Moeloek Menteri Kesehatan RI saat mengunjungi peserta Pertinas Saka Bhakti Husada V 2016 di Bumi Perkemahan Serut Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Menurut Menkes, iklim dan lahan di Indonesia bahkan di Kota Blitar sangat cocok untuk tumbuh kembang nyamuk. Apalagi kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungannya juga kurang. Menurut Nila tidak hanya di Kota Blitar, di seluruh Indonesia sebenarnya sama terkait belum adanya tindakan serius membasmi nyamuk yang efektif, selain hanya menyemprot memakai obat nyamuk. “Usaha 3M Plus juga jarang dilakukan warga, sehingga jumlah nyamuk yang berkembang biak bukannya berkurang tetapi semakin bertambah banyak”, ujar Menkes.

Nila menjelaskan perlu ada komunikasi yang baik antara Dinas Kesehatan dengan warga, agar masyarakat tidak menganggap sosialisasi yang dilakukan petugas kesehatan hanya sebatas formalitas saja. Tetapi menjadi ajakan manusiawi yang akan diikuti warga. Rata-rata kasus demam berdarah yang ditangani puskesmas dan rumah sakit di Kota Blitar meningkat setiap masuk musim hujan, jumlahnya pun mencapai puluhan penderita dan bahkan ada yang sampai meninggal dunia.

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait