MUI Khawatir Penyebaran HIV di Kota Blitar

MUI Khawatir Penyebaran HIV di Kota Blitar

Hasil temuan kasus warga Kota Blitar yang positif HIV AIDS setiap tahun meningkat. Bahkan sampai Bulan Oktober 2016 saja jumlah temuan kasus sudah hampir mencapai 100 penderita dengan rata-rata pertahun bisa ditemukan 5 kasus baru. Kondisi ini dinilai MUI Kota Blitar sudah masuk kategori mengkhawatirkan karena mayoritas temuan kasus HIV AIDS di Kota Blitar sudah masuk stadium AIDS atau kategori parah.

Abdul Basyid Wakil Ketua I Majelis Ulama Indonesia Kota Blitar mengatakan bahwa perlu ada pengawasan menyeluruh dari keluarga terutama terkait gaya hidup dan perilaku anggota keluarga yang lain untuk meminimalisir potensi terkena HIV AIDS. Termasuk terbuka dengan apa yang dialami agar jika terjadi sesuatu yang menyimpang bisa cepat ditangani dengan bimbingan tokoh agama, petugas kesehatan dan keluarga sehingga terhindar dari perilaku menyimpang yang berpotensi menambah jumlah penderita HIV AIDS di Kota Blitar. Pihaknya mengaku prihatin atas kondisi seperti ini dan menghimbau kepada warga masyarakat untuk menjaga gaya hidup yang lebih baik dan tidak menyimpang.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Blitar, hingga bulan Oktober 2016 tercatat masih ada 43 warga penderita HIV AIDS yang masih hidup.

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait