STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH SPKD 2016

STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH SPKD 2016

       Menindaklanjuti Peraturan Presiden di atas, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 42 Tahun 2010 tentang Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Kabupaten/Kota, dinyatakan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah kebijakan dan program pemerintah dan pemerintah daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan rakyat. Sedangkan program penanggulangan kemiskinan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta program lain dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi.

       Sejalan dengan hal tersebut diharapkan di masing-masing Pemerintah Daerah (Provinsi maupun Kabupaten/Kota) memiliki Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah, yang selanjutnya disingkat SPKD, berupa dokumen strategi penanggulangan kemiskinan daerah yang selanjutnya digunakan sebagai acuan kebijakan pembangunan daerah di bidang penanggulangan kemiskinan.

       Kota Blitar sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam menghadapi persoalan-persoalan kemiskinan telah menunjukkan capaiancapaian yang signifikan dimana salah satunya adalah capaian perkembangan prosentase penduduk miskin berdasarkan garis kemiskinan nasional menunjukkan trend menurun, pada tahun 2003 tercatat sebesar 12,39 persen dan pada tahun 2014 turun menjadi sebesar 7,15 persen. Dan sejak tahun 2011 Kota Blitar telah mencapai target capaian MDG’s yang menetap- kan angka maksimal 7,50 persen.

     Meskipun menunjukkan trend menurun, apabila dilihat pada 5 tahun terakhir, capaian prosentase penduduk miskin berdasarkan garis kemiskinan pada 2013 mengalami sedikit kenaikan terhadap capaian tahun sebelumnya (2012), dan pada tahun 2014 capaian prosentase penduduk miskin kembali turun dibandingkan capaian tahun 2013, meskipun masih lebih tinggi terhadap capaian tahun 2012 dan 2011.

     Dengan berbagai perkembangan baru yang terjadi dalam pelaksanaan penanggulangan kemiskinan, baik secara regional maupun nasional, dan dengan telah diterbitkan panduan baru tentang pedoman penanggulangan kemiskinan sebagai pegangan resmi TKPKD maupun pedoman dan modulmodul penyusunan SPKD terbaru yang lebih menekankan pada analisis dan pendekatan yang terencana, terpadu, menyeluruh dan sistematis serta berkesinambungan mulai dari tingkat Nasional, Provinsi hingga Kabupaten/ Kota, maka Pemerintah Kota Blitar merasa perlu untuk menyusun dokumen Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) Kota Blitar untuk Tahun 2016-2021.

 Maksud Dan Tujuan

Dokumen SPKD (Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah) Kota Blitar Tahun 2016-2021 yang berisikan analisis kondisi terkini tentang kemiskinan di Kota Blitar dan rumusan strategi-strategi mendasar disusun dengan dimaksudkan sebagai acuan sistematis yang seharusnya di tempuh dan dijalankan oleh Pemerintah Kota Blitar beserta stakeholder dalam upaya mendorong gerakan bersama penanggulangan Kemiskinan di Kota Blitar.

 Adapun tujuan disusunnya Dokumen SPKD (Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah) Kota Blitar Tahun 2016-2021 adalah:

  1. Mengetahui kondisi umum dan karakteristik kemiskinan di Kota Blitar;
  2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi angka kemiskinan di Kota Blitar;
  3. Merumuskan strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar dalam intervensi kebijakan penanggulangan kemiskinan periode 2016-2020.

Strategi dan Upaya Penanggulangan Kemiskinan.

Penanggulangan kemiskinan yang komprehensif memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha (sektor swasta) dan masyarakat merupakan pihak-pihak yang memiliki tanggungjawab sama terhadap penanggulangan kemiskinan.

Untuk menunjang penanggulangan kemiskinan yang komprehensif sekaligus sebagai tindak lanjut dari strategi tingkat nasional, maka penanggulangan kemiskinan di Kota Blitar dalam rangka pemenuhan kebutuhan hak dasar masyarakat secara berkeadilan tanpa perbedaan diupayakan dengan strategi utama:

  1. Mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin
  2. Meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin
  3. Mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil
  4. Mengembangkakn inovasi program pemmberdayaan masyarakat dalam rangka penanggulangan kemiskinan
  5. Penguatan kelembagaan pananggulangan kemiskinan dalam brangka mewujudkan sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan

 

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait

Tinggalkan Komentar