Tanpa Peran Serta Masyarakat, Mustahil Bisa Mewujudkan Kota Blitar Bebas Dari Gepeng

Tanpa Peran Serta Masyarakat, Mustahil Bisa Mewujudkan Kota Blitar Bebas Dari Gepeng

Beberapa gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Blitar tetap saja ditemukan, meskipun seringkali pihak terkait dari Dinsosnaker dan Satpol PP melakukan razia terhadap keberadaan gepeng. Khususnya di traffic light disejumlah titik di Kota Blitar.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Dra.Eka Atikah, Kepala Dinsosnaker Kota Blitar. Menurutnya selama ini untuk gepeng yang terjaring akan dikirim ke panti sosial yang berada di Sidoarjo, namun sayang kuota yang diberikan maksimal hanya untuk 15 orang gepeng. “Bagi gepeng yang terjaring dan berasal dari Kota Blitar dan sekitarnya, akan diantar ke rumah masing-masing”, ungkap Eka.

Menurut Eka, keberadaan gepeng seharusnya menjadi kepedulian bersama. Baik bagi Pemerintah Daerah setempat, masyarakat dan juga Pemerintah Daerah sekitarnya. Diprediksi pernah ada dropping gepeng dari daerah lain ke Kota Blitar. Sementara itu bagi masyarakat lebih selektif jika ingin memberikan sedekah bagi para gepeng. Jika tiap hari mereka tidak mendapatkan banyak uang, mustahil mereka kerasan menjadi gepeng di Kota Blitar.

Dipost Oleh Sekretariat

Operator Website

Post Terkait