x

TKP2MI Temukan Bahan Makanan Bermasalah

BLITAR - Setelah dilakukan pemeriksaan ke sejumlah pertokoan dan swalayan pada bulan Juni lalu. Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Makanan Import (TKP2MI) Kota Blitar berhasil mendapatkan beberapa sampel produk makanan sembilan bahan pokok atau sembako yang cukup bermasalah telah beredar di pasaran. Sehingga dalam bulan Ramadhan 2015 ini, akan tetap dilakukan pengawasan untuk mencegah beredarnya kembali temuan yang didapat beberapa waktu lalu. 

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar Yuli Triana pada Rabu (01/07) mengatakan bahwa TKP2MI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Blitar selama 2 hari pada pertengahan bulan Juni 2015 lalu telah melakukan pengawasan peredaran bahan makanan pada 10 minimarket di Kota Blitar. Hasilnya 8 dari 10 minimarket yang ada di Kota Blitar masih menjual bahan makanan konsumsi yang bermasalah, mulai dari kaleng kemasan penyok, tidak mempunyai ijin edar, label rusak, kemasan rusak dan kadaluarsa.

Yuli menambahkan, TKP2MI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan telah melakukan pembinaan dengan memanggil pemilik minimarket yang masih menjual bahan makanan bermasalah. Dalam waktu dekat nanti atau seminggu menjelang lebaran, Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar akan kembali memantau semua minimarket yang beroperasi di Kota Blitar untuk meminimalisir peredaran bahan makanan rusak dan berbahaya menjelang Idul Fitri 1436 H.(sar) 

Share icon